Postingan

solo traveling besok

 wowwww.. udah tahun 2026 aja ini..  cepettt bangettt.. gak kerasa.. gue ngerasa kok kayak tahun tahun sebelumnya jg terlewati dengan yaudahh, gitu aja.. ampe lupa tahun kemarin udah ngapain aja, sampe lupa apa aja yg udah dilakuin di tahun kemarin yg buat gue bisa bertahan sampe di tahun 2026. banyak huru hara, jungkir balik menata hidup yang juga masih sekarang gue coba untuk tata rapi dan gak berantakan..  gatau ya gimana mau jelasin tapi, makin kesini, ngerasa makin hampa, kayak makin males untuk ngelakuin apapun yang sebenernya hal itu gue suka banget, tapi gak gue lakuin supaya gak memancing keributan. supaya aman damai sentosa gue memilih untuk ‘males’ ngelakuin hobi dan hal2 yang gue suka. butuh temen cerita. tapi pasangan? yaudah aja gitu, ada raganya tapi gak full hadir. sahabat? gue gak enak untuk ganggu mereka lagi kerja.  dengan nulis blog juga, gue pikir gue jg bisa cerita disini.. tapi susahhh bangetttttt padahal cuma nulis doang loh.. kenapa yaakk ini...

tryin’ to stay ‘alive’

 Oh hi.. hello.  sekarang sudah December, dan sebentar lagi natal. bener bener gak kerasa bangettt.. rasa-rasanya baru kemarin rayain new year 2025, sekarang malah sudah di penghujung tahun 2025. baru kemarin juga seperti mengalami kesedihan, kekecewaan, di awal tahun, sekarang sudah harus benar-benar menata diri ini dengan baik lagi, supaya bisa menjalani 2026 dengan baik. Kenapa ya aku ngerasa setelah 2020 , melewati tahun tahun berikutnya sepertinya cepat sekali. Bahkan aku sampai lupa di tahun 2021-2024 tuh sudah ngelakuin apa saja, ngapain aja. Lupa. Kok bisa-bisanya aku melewatkan 4 tahun belakangan ini, tapi ya bisa dijalani, tapi kok ngerasa cepat sekali dan terlewat begitu saja. Bahkan di tahun 2025 ini, juga sama. terlewatkan begitu saja. Ah, yang penting aku masih bisa kuat dalam menjalani hari-hari. Tau gak sih, apa yang bikin aku kuat setiap harinya? Di sepanjang tahun, di tiap2 hari dan di tiap2 bulan? Apa yang buat aku bertahan? Rencana. Yup. Planning. Jadi, aku...

should i ?

 nothing special.  just me and new life as a wife, and mom with 2 kids. yes. i have 2 kids now. they’re so adorable and i thank God to have them in my life. but, the struggled was reaalllllll.. omg. like i dont wanna wake up tomorrow, but life must go on. well yeah, i had babyblues after birth. around 4-5 months. never imagined in my life that i will take that and all articles that i read about parenting was gone after birth. useless.  now i have to raised my kids well, even if i … dont know how to say but if i can turn back the time, i wont married. YES!! u are not wrong to read. i wont married. this sooner. dont blame me, but.. i felt like, i was too quick to take an answer, too young, i thought marriage will save my life, oh but no. i was wrong. i just want to have fun more longer, want to take another experience as much as i can, another challenge, new experience beside my major job.  so, this is for y’all who haven’t married yet. an advice from me. enjoy your si...

The New Me

HAI !! haloo. akhirnya menulis lagi setelah berhiatus beberapa bulan. mengingat beberapa tahun silam aku pernah menulis di blog ku sendiri, mempertanyakan kapan aku akan menikah.. kapan aku akan mendapatkan jodoh.. sekitar 8 tahun lalu? iya.. pertanyaan itu membungkus pikiranku sendiri. kapan cerita cinta ku bisa berakhir di pelaminan.  tapi, seiring berjalannya waktu, pertanyaan yang tadinya membungkus pikiran ku, terberai dengan sendirinya seiring juga bertambah usia, berkali-kali jatuh bangkit membangun cerita hidupku.. kupikir, mungkin saat itu, sekitar 8 tahun lalu, aku masih sangat muda sekali. jadi, untuk hal pernikahan bagiku indah. belum tentu kenyataannya.. hehe di usia 27 tahun, baru aku melihat kisah pernikahan dari banyak orang yang kukenal, dan hidup mereka malah banyak masalah.  'pernikahan adalah awal perjalanan masalah' begitu kata mereka. melihat banyak kejadian, membuat aku lebih concern dengan hidupku.. dan tidak memperdulikan marriage lagi.  selama i...

Biarkan Semesta

terkadang, semesta bekerja dengan lucu Yang dikejar, lari Yang diharap, hilang Yang ditunggu, pergi Yang tak di ingin, malah selalu disekitar Kadang, perlu waktu lama untuk kita sadar Sadar bahwa segalanya tidak bisa kita paksakan Perlu waktu lama Untuk bisa mengajarkan diri sendiri Suatu nilai hidup yang bermakna namun menyakitkan Dari sini perlu waktu yang sangat lama untuk sadar Sadar bahwa segala yang kita doakan Mungkin belum tentu orang itu juga mendoakan hal yang sama Atau mungkin sudah saling mendoakan Tapi kalau takdir menyudahi Apa yang kita harapkan pun bisa menghilang Tapi satu hal yang mungkin bisa kudapati hidup bisa saja menjadi indah Jika kita menyerahkan pada semesta Biar saja semesta yang bekerja Secukupnya. Semampunya

HAI

Hai, Yang muncul lagi ke permukaan Tidakkah cukup airmata ini? Hai, Yang mengetuk pintu kenangan Tidakkah kau tahu, sudah terkunci oleh kecewa? Tapi tidak, Tidak untuk celah rindu Masih juga ingin menggerayang pikiran dan hati Menguasai indera-inderaku Merajai jiwa Iya, ini bahagiaku Masih menyimpan rindu meski menahun Menyimpan lukisan memori meski usang terbunuh waktu Hai, Kamu yang pernah menjadi harapan yang aku langitkan Yang tidak bisa dipaksakan selain memohonkan pada Tuhan Yang selalu dalam doa, kuadukan pada Tuhan Atas kebaikan yang tak mampu kubalas Hai, Kamu yang selalu berada dalam semestaku Meski jatuh kembali sebagai hujan Ini aku, Satu manusia yang bersyukur bertemu kamu

SENJAKU

cahaya oranye menyapa langit berubah jingga tapi mengapa hatiku mengabu senjaku, tertutup denting kelabu aku bahagia ketika senjaku datang membuka rasa yang terlampau tinggi mencoba meraih hati aku rindu, pada senjaku tapi sepertinya tak acuh jika ku pandang dari jauh mungkin ini nasibku selalu aku biarkan rindu berbisik lewat celah sore hari menjelang malam berharap sampai di relungmu selalu aku biarkan dukaku menguap lewat angin malam menjelang mentari terbit berharap sampai di pelupuk matamu mengulang seterusnya aku kembali lagi duduk termenung terisak menikmati hari walau tanpa senjaku -CIA- 143