tryin’ to stay ‘alive’

 Oh hi.. hello. 

sekarang sudah December, dan sebentar lagi natal. bener bener gak kerasa bangettt.. rasa-rasanya baru kemarin rayain new year 2025, sekarang malah sudah di penghujung tahun 2025. baru kemarin juga seperti mengalami kesedihan, kekecewaan, di awal tahun, sekarang sudah harus benar-benar menata diri ini dengan baik lagi, supaya bisa menjalani 2026 dengan baik. Kenapa ya aku ngerasa setelah 2020 , melewati tahun tahun berikutnya sepertinya cepat sekali. Bahkan aku sampai lupa di tahun 2021-2024 tuh sudah ngelakuin apa saja, ngapain aja. Lupa. Kok bisa-bisanya aku melewatkan 4 tahun belakangan ini, tapi ya bisa dijalani, tapi kok ngerasa cepat sekali dan terlewat begitu saja. Bahkan di tahun 2025 ini, juga sama. terlewatkan begitu saja. Ah, yang penting aku masih bisa kuat dalam menjalani hari-hari.

Tau gak sih, apa yang bikin aku kuat setiap harinya? Di sepanjang tahun, di tiap2 hari dan di tiap2 bulan? Apa yang buat aku bertahan? Rencana. Yup. Planning. Jadi, aku memang sengaja ngebuat planning atau rencana-rencana yang bisa dijalankan, atau mungkin cuma sekedar rencana saja. supaya aku semangat. maksudnya gimana sih? Contoh saja, hari ini hari Senin (1 des), supaya aku semangat untuk menyambut hari esok, aku bikin planning di weekend nya, atau di tengah hari , seperti di Rabu atau Kamis. Rencana apa saja. Mungkin sekedar nongkrong sendiri di coffeeshop, atau live tiktok, atau main kerumah orangtua, atau apapun itu. Weekend kebetulan aku ada kegiatan latihan choir, jadi itu juga menjadi mood-booster aku biar semngat setiap harinya. Karena aku bisa latihan dirumah, ngulik lagu2 untuk concert choir nanti. Rencana apapun itu, selain latian choir ya.. aku bikin sendiri. aku ada2in aja. hahaha.. yaa biar tetep semangat. Apalagi alasan ku buat semangat kalo gak bikin planning sendiri. Sounds weird ? well, i dont think so. 

Harapanku semoga di tahun 2026, bisa lebih baik, ya gak muluk2 sih. cuma berharap bisa tetap bertahan dengan keadaan seperti ini. Bisa membahagiakan 2 kesayangan kecilku. They’re definitely my real strength. Cuma mau kuat untuk mereka. Iya, terkadang i forgot to think for myself. What about my future? What about my happiness? What about my dream? Am i too much to be selfish? Can i ? But if i put myself first, what about my 2 lil angels? These questions keep haunting me every year. Tapi orang bilang, lakukan apa saja yang membuat mu bahagia. Apa bisa? Semua yang aku mau? Semua hal yang bikin aku bahagia? Nyatanya satu per satu aku coba lakukan hal yang bikin aku bahagia, but all of this makes me dead inside.  No one can understand what i feel. Bahkan jika ada orang yang pernah bilang bisa dipercaya pun, akhirnya memilih menjauh dan pergi.. dan aku kembali runtuh lagi dan balik lagi bahwa diri sendirilah yang bisa diandalkan. Dan balik lagi ke tulisan aku diatas, supaya semangat menjalani hari berikutnya yaa bikin rencana sendiri. Do i need professional help? Should i go to a psychiatrist ? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The New Me

it's enough